Pulihkan Akses Air Bersih, YPANBA dukung warga untuk normalisasi air sumur

1
Dok. YPANBA

YPANBA yang didukung oleh Penabulu melakukan program Wash di Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Utara. Program tersebut diinisiasi sebagai bagian untuk pemulihan lingkungan sekakigus mendekatkan kembali warga kepada akses air bersih, YPANBA mendukung pengadaan peralatan mesin pompa penyedot lumpur untuk memperlancar pembersihan sumur warga desa terdampak banjir.

Masyarakat didorong untuk bergotong royong bersama untuk bahu membahu membersihkan lingkungan, terutama sumur-sumur yang berada di meunasah dan juga tempat umum lainnya.

Selain itu, pembersihan sumur umum, mereka juga secara bergiliran membersihkan sumur warga, pasca banjir air sumur mereka bau, dan tidak layak untuk digunakan lagi untuk kebutuhan rumah tangga, namun akses terhadap sumber air bersih lainnya juga sulit, karena banyak warga yang belum bisa mengakses air PDAM, satu-satunya sumber air mereka adalah sumur yang digali dalam pekarangan rumahnya.

Selain kegiatan pemulihan lingkungan, YPANBA juga menyalurkan bantuan berupa bantuan sembako untuk seluruh warga tanpa pengecualian, semua warga twrdampak banjir akan mendapatkan bantuan tersebut, yang disalurkan langsung bersama aparatur desa.

Keterbatasan akses air bersih menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi warga dan membuat mereka sulit memenuhi air untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarganya, dan kondisi tersebut memberikan dampak buruk bagi warga, terutama bagi perempuan dan anak, yang aehari-harinya lebih banyak berada dalam rumah, dan mereka lah yang banyak membutuhkan air bersih.

Perwakilan YPANBA menegaskan bahwa pemulihan akses air bersih merupakan bagian penting dari upaya pemenuhan hak dasar masyarakat dan pemulihan lingkungan, agar kehidupan masyarakat terutama perempuan dan anak tetap berada dalam lingkungan yang sehat.

“Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus segera dipulihkan, dalam situasi yang serba sulit pascabencana, air bersih menjadi kebutuhan yang tidak bisa tergantikan oleh hal lain, apalagi perempuan, anak, lansia, perempuan yang sedang nifas, mereka sangat banyak membutuhkan air bersih setiap harinya, terutama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan reproduksinya, serta memenuhi kebutuhan anggota keluarganya, YPANBA hadir berupaya memastikan kebutuhan tersebut dapat kembali teepenuhi secara layak dan aman,” ujar Ruwaida, Ketua YPANBA.

Sementara itu, aparatur desa setempat mengapresiasi kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan YPANBA dalam proses pemulihan lingkungan.

“Dukungan dari YPANBA sangat membantu warga kami, khususnya dalam membersihkan sumur dan fasilitas umum yang terdampak banjir. Upaya ini mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat,” kata salah satu aparatur desa.

Kegiatan pemulihan lingkungan ini dilaksanakan secara paralel oleh Tim Relawan YPANBA di Desa Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, serta Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjangkau sedikitnya dua desa dengan penerima manfaat langsung lebih dari 1.302 kepala keluarga atau sekitar 3.725 jiwa yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses air bersih pascabanjir.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *