YPANBA

laporan hasil survey (1)

YPANBA Reveals Survey Results: Protection of Women and Children at the Gampong Level Still Needs Strengthening

Aceh Utara — Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA) merilis hasil survey terkait pelindungan perempuan dan anak di 15 gampong di Kabupaten Aceh Utara. Survey yang dilakukan secara online pada 30 Januari hingga 31 Maret 2026 ini melibatkan lebih dari 140 responden. Hasil survey menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap isu kekerasan sudah mulai tumbuh, namun

YPANBA Reveals Survey Results: Protection of Women and Children at the Gampong Level Still Needs Strengthening Read More »

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026

United in Preparedness: YPANBA Commemorates Disaster Preparedness Day 2026

Yayasan Perempuan dan Anak Negeri Banda Aceh (YPANBA) turut berpartisipasi dalam memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh setiap tanggal 26 April. Pada tahun 2026 ini, YPANBA mengangkat tema “Bersatu dalam Siaga, Bangun Ketangguhan Perempuan dan Anak dalam Menghadapi Bencana” sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat, khususnya kelompok rentan. Mengapa Kesiapsiagaan Bencana

United in Preparedness: YPANBA Commemorates Disaster Preparedness Day 2026 Read More »

Dok. YPANBA

132 KK Warga Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Tempati Huntara yang Belum Layak Huni

Sawang, 3 April 2026 – Sebanyak 132 kepala keluarga (KK) warga Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, mulai menempati Hunian Sementara (Huntara) sejak awal bulan Ramadhan, tepatnya pada 14 Februari 2026. Huntara tersebut dibangun oleh BNPB di tiga lokasi berbeda di Desa Babah Krueng, yaitu 94 bilik di lapangan bola samping SD Negeri 5 Sawang, 13

132 KK Warga Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Tempati Huntara yang Belum Layak Huni Read More »

Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA) menggelar pertemuan halal bihalal sekaligus diskusi perkembangan respons bencana dan pelindungan kelompok rentan di Banda Aceh, Selasa (31/3/2026). (Foto/Cut Nauval D)

YPANBA: Kerentanan Perempuan dan Anak Meningkat Pasca bencana di Aceh

Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA) menggelar pertemuan halal bihalal sekaligus diskusi perkembangan respons bencana dan pelindungan kelompok rentan di Banda Aceh, Selasa (31/3/2026). (Foto/Cut Nauval D) Upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Aceh dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kelompok rentan. Selain lemahnya sistem perlindungan perempuan dan anak, persoalan administrasi kependudukan juga menjadi hambatan serius

YPANBA: Kerentanan Perempuan dan Anak Meningkat Pasca bencana di Aceh Read More »

YPANBA menyerahkan bantuan pertanian ke kelompok perempuan di Desa Gayo Setie (Dok. YPANBA)

Gayo Setie Masih Terputus Akses, Warga Desak Pembukaan Infrastruktur

Bener Meriah, 24 Februari 2026 – Pasca bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten di Aceh, kerusakan infrastruktur dan krisis kemanusiaan masih dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah terdampak. Ribuan warga tidak hanya membutuhkan bantuan logistik pangan dan layanan kesehatan, tetapi juga dukungan untuk pemulihan ekonomi agar dapat kembali melanjutkan kehidupan secara mandiri. Yayasan Perempuan dan

Gayo Setie Masih Terputus Akses, Warga Desak Pembukaan Infrastruktur Read More »

1

Pulihkan Akses Air Bersih, YPANBA dukung warga untuk normalisasi air sumur

YPANBA yang didukung oleh Penabulu melakukan program Wash di Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Utara. Program tersebut diinisiasi sebagai bagian untuk pemulihan lingkungan sekakigus mendekatkan kembali warga kepada akses air bersih, YPANBA mendukung pengadaan peralatan mesin pompa penyedot lumpur untuk memperlancar pembersihan sumur warga desa terdampak banjir. Masyarakat didorong untuk bergotong royong bersama untuk bahu

Pulihkan Akses Air Bersih, YPANBA dukung warga untuk normalisasi air sumur Read More »

ruwaida serahkan alat shalat ke ibu keuchik gampong blang dalam

Dukung Perpanjangan Tanggap Darurat, Ini Saran YPANBA untuk Pemerintah

Ruwaida (kiri) serahkan alat shalat ke Ibu Keuchik Gampong Blang Dalam Banda Aceh—Yayasan Perempuan dan Anak Negeri (YPANBA) menilai perpanjangan keempat masa tanggap darurat bencana sebagai langkah yang masih diperlukan, mengingat kondisi di lapangan belum sepenuhnya pulih dan masih membutuhkan penanganan berkelanjutan. Ketua YPANBA, Ruwaida, mengatakan hingga memasuki bulan kedua pascabencana, sebagian masyarakat terdampak masih

Dukung Perpanjangan Tanggap Darurat, Ini Saran YPANBA untuk Pemerintah Read More »

warga di bireuen masih kesulitan air bersih habadaily zhrkn3bwqt

Warga di Bireuen Masih Kesulitan Air Bersih

Dok. YPANBA Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh masih menyisakan persoalan serius bagi warga terdampak, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Di Kabupaten Bireuen, keterbatasan akses air bersih masih dirasakan oleh warga yang bertahan di lokasi pengungsian maupun yang mulai kembali ke rumah masing-masing. Salah satu

Warga di Bireuen Masih Kesulitan Air Bersih Read More »

ypanba 800x450

YPANBA Dorong Pemulihan Pascabencana Berbasis Masyarakat

YPANBA dan pemerintah gampong bahas pemulihan pascabencana Upaya pemulihan pascabencana di Aceh terus dilakukan seiring masih berlangsungnya masa tanggap darurat hingga 8 Januari 2026. Di Kabupaten Pidie Jaya, Yayasan Perempuan Anak dan Negeri (YPANBA) bersama Pemerintah Gampong Blang Dalam menyepakati program pemulihan pascabencana berbasis masyarakat. Kesepakatan ini dilakukan di tengah masih adanya ketidakpastian pemulihan di

YPANBA Dorong Pemulihan Pascabencana Berbasis Masyarakat Read More »

You cannot copy content of this page